Prioritas

saat itu gw datang ke perkumpulan bapak2.
Dan kedatangan sederetan tamu dari semarang (ada 4 orang),

Saat sharing, ada yang bercerita ttg gereja “sampah”, disana banyak sekali pemulung, dan mereka walau pemulung status nya tapi kaya (minimal ada mobil).

dulu ada cerita bahwa gereja sampah ini pernah ingin di musnahkan oleh herodes tapi herodes beri waktu 3hari, bila gunung yang disana bisa berpindah dalam waktu 3 hari maka pemusnahan dibatalkan.

tapi mujizat terjadi , gunung itu telah berpindah, maka sampai hari ini “gereja sampah” tetap berdiri.

lalu lanjut ada seorang anak muda yang merupakan tamu dari semarang, ia bercerita mengenai kaset.
jadi dia berjanji pada mama nya untuk menciptakan kaset rohani. telah 2 tahun tertunda karena banyak rintangan seperti masalah dana, dan masalah lainnya.

Singkat cerita saat sudah jadi albumnya, mama nya telah berpulang ke rumah bapa di sorga.
Sungguh sangat mengharukan melihat mata, raut muka dan nada bicara anak ini.

Intinya dia sudah menyelesaikan tugas nya sbg anak untuk menyelesaikan cg lagu.

Kemudian bapak pendeta ( yg merupakan tamu dari semarang dan merupakan papa dari si anak yang baru sharing itu)
itu berkhotbah:
Ada sesuatu yang tidak bisa diambil kembali:
1. masa lalu
2. kata2
3. anak panah yang dilepas
4. kesempatan

(pak pendeta ini masih bercerita) saya akan membahas nomer 4 saja:
Ada seorang marinir berada di suhu -25 derajat.
Lalu tuhan bertanya: apa yg km ingin minta?
aku minta hari ini.

Kenapa hari ini? karena hari esok itu bukan lah milik kita, kita tidak tahu apa yang terjadi esok, bahkan 5 menit kemudian.

Contoh nya istri saya terkena kanker yang parah, sampai bln desember 2015 dia ditanya, km mau berkhotbah? “mau”.
saat berkhotbah ia sudah tidak bisa berdiri, jadi hanya duduk saja.

saya sebagai seorang pendeta, percaya yg nama nya mujizat, dan sampai ada seorang hamba tuhan dari australia datang jauh2 untuk mendoakan istri saya.

Dia bilah istri saya akan sembuh sempurna, artinya meninggal. apakah anda siap?
walau saya pendeta, saya tetap seorang suami, suami mana yang siap ditinggal istri nya, saya sudah menikah selama 45 tahun. tentu saya tidak akan mau ditinggal oleh istri.

Akhir nya setelah itu, esok nya jam 3 pagi istri saya sudah menghembuskan nafas terakhir, padahal sore sebelumnya dia masih sehat dan canda tawa.

Tapi saya belajar tetap cinta tuhan walau istri saya masih dipanggil, tentu ada rasa sedih yang mendalam.

Jadi manusia itu hidup seperti uap air, kita gak tahu kapan kita meninggal.

(penulis potong sebentar)…
saat itu ada kawan yang mendapat kabar bahwa seorang temennya dan merupakan anggota dari member ini telah berpulang ke surga, ia terkena musibah, jadi saat sedang di dalam hotel daerah cianjur – puncak, tiba2 tebing yang ada dibelakang ambruk dan menerjang ke hotel, hingga hotel itu sebagian tertimbun tanah, termasuk bapak ini dan beserta istri dan anaknya. Istri dan anak nya selamat.

(kembali ke pak pendeta)
Jadi manusia itu hidup nya hanya uap, sekarang ada, entah 5 menit lagi masih adakah?

jadi belajar nya menghitung hari-hari agar beroleh hati bijaksana.

Apa yang disebut hati bijaksana:
Orang yang mengejar TARGET, maka PRIORITAS akan terlupakan.
Orang yang mengejar PRIORITAS, maka TARGET akan mengikutinya.

TARGET itu apa: sukses, kaya dan berhasil. Berhasil mendapat pasangan, kaya akan uang, sukses di karir
Tuhan ingin kita menjadi kaya dan berlimpah-limpah, tidak miskin.
Mengejar kekayaan tidaklah salah.

Setiap orang perlu mempunyai TARGET.
setiap profesi pasti mempunyai target, menginginkan uang yang banyak.
saya sebagai pendeta tentu perlu uang, dan gereja perlu uang.
Saya memang ingin kaya, dan berlimpah.

Tapi kata tuhan, carilah aku selagi aku layak ditemui.
Bukan tuhan yang mencari, tapi kita manusia.

Dulu saya pekerja sekuler, saya seorang tekun dan berhasil di dalam pekerjaan,
suatu ketika bos saya bilang km minggu masuk yah.
saya berani tegas bilang, minggu saya gak bisa pak, itu waktu saya untuk tuhan dan keluarga.
bos saya berkata: Wah sepertinya kita sudah tidak sejalan lagi.
tapi saya bilang, yah kalo memang bapak ingin saya mundul saya tidak apa apa.
(singkat cerita bos saya tidak memecat).

(pendeta masih bercerita)
Lalu ada teman saya yang punya toko, dia gak ada waktu untuk tutup.
senin sampai minggu bekerja terus.
saya tanya, pak minggu gak grj?
mana bisa pak, toko saya sepi, GIMANA SAYA BAYAR PENGELUARAN INI ITU.

Gini aja pak, coba bapak tutup dulu beberapa jam untuk pergi berdoa dan kegereja,
gereja perlu UANG kita, tapi Tuhan mau kita mempersembahkan tubuh kita lewat gerejanya,
akhir nya di bujuk, dia ke gereja.

Setelah beberapa lama (penulis lupa berapa minggu atau bulan)
mujizat terjadi, tokonya sudah mulai ramai.

Kesimpulan dari penulis:
Jadi kejarlah PRIORITAS dulu (tuhan dulu), maka target (usaha/hubungan/pencarian PH) akan menyusul.

Malam ini ada acara cara bersaksi melalui kehidupan pribadi, supaya hati yang keras diubahkan.

Saya terhalang oleh sebuah meeting nanti sore yang selesainya belum tahu,
doakan meeting nya bisa selesai cepet supaya saya dapat mengejar PRIORITAS dan tentu menjadi tipe orang yg ketiga (yang bingung apa itu tipe ke3 yaitu orang yang senang melihat orang lain senang, silakan lihat postingan ‘hati yang bersyukur’)

Share tentang prioritas hidup lu disini.

Hati yang bersyukur

Suatu ketika, ada temen lama mengajak gw ke sebuah restaurant, kata na nanti makan saja disana, ini bukan bisnis MLM, dia bisa bantu ngasih solusi.

Waduh apa an sih jek (sebut saja sih jek, nama disamarkan)
jek ngapain disana?, udah deh lu ikut aja. gw tunggu yah hari xxxx di restaurant xxxx. (singkat cerita dia mengajak walau di bilang sibuk, gak sempet, ada meeting, dia tetep tanya 2 minggu lagi kosongkah? busyet nih org semangat amat yah, hehehe)

Akhir na setelah pulang kerja, dengan gak enak hati kalau menghindar terus, yah datang ke tmpt tersebut.

Disana ada 4 mobil dan beberapa motor, kebetulan bawa motor karena biar keburu gitu sampe sana. maklum kalo bawa mobil bisa2 macet dan gak keburu.

Sesampainya disana, wah kok sepi gak ada orang yah, ada satpam disana, “pak , ini tempat apa?”
ade mau nyari siapa?
temen saya pak udah janji disini

owh disini ada ibadah
ha? ibadah, biasa nya kapan ada nya pak?
hari minggu gak ada, biasa yah jam segini pak.
(berpikir keras, walah apa ini gereja setan yah atau perkumpulan yang menentang ALKITAB, pikir negatif)

Oke baiklah dalam hati, siap2 masuk saja lah, jadi orang mesti berani menghadapi situasi yang asingg.

Pelayan: Mas, mau pesen makanan?
Engga, saya lagi nunggu orang , namanya sih jek (ingat nama samaran yah)
Pelayan: masuk ke ruang khusus, lalu akhir nya ada yang keluar.

Ternyata yang keluar adalah si Kas (nama yg disamarkan), owhh dia itu temen kenal juga sih dulu. tetanggaan pula.

Gw masuk keruangan tersebut dengan meja bundar dan bangku 2 mengitari dengan para bapak2 disana.

Gw masih terheran heran, perkupulan apa ini , yah udah akhir na gw ditanya minta perkenalan diri,
“saya kerja di jakarta selatan, pekerjaan: it staff …….. bla bla bla bla”

Ketua nya bilang:
Disini punya visi yaitu menjadikan lelaki lekaki menjadi pria pria nya Tuhan.

Dulu ada seseorang yang diberi visi oleh Tuhan supaya para lelaki menjadi kuat dan mampu memimpin diri nya dan rumah tangga nya sesuai dengan yang Tuhan kehendaki.

Jadi intinya ini adalah perkumpulan PRIA PRIA Tuhan yang saling sharing tentang kemenangan yang di alami oleh masing2 anggota.

Saat itu ada yang khotbah, dia dari seorang pembisnis, sudah punya anak 3 dan dia bermain di ekspor impor. sebut saja nama nya WONG

Dia bercerita “apa sih yang membuat orang bahagia?”
1. dapat cewe (isteri lho yah)
2. dapat mobil
3. dapat uang banyak
4. dapat anak
5. dapat rumah
6. ekstasi, kenpa exkstasi, karena murah dan gampang didapt, serta orang dapat merasa bahagia dengan itu.

kesimpulannya orang selalu pengen senang, apa kah orang bisa bahagia dengan menjadi kaya?

Ada 3 tipe orang:
1. orang yang bahagia melihat orang susah, dan tidak senang melihat orang bahagia.
2. orang yang pengen nya happy dan gak peduli orang lain itu menderita/sedih/senang, pokok nya gw happy
3. ada orang yang happy liat orang happy,

anda dinomer berapa?
Pak Wong punya 3 anak, dia bertanya ke anak2 nya, coba km di mata ade km di nomor brp, ade2 nya jawab, dinomer 2;.

kalo papi di nomer brp dimata kalian?
nomer 3, kok bisa?

waktu itu saya (pak wong bercerita) mengantarkan salah satu anak saya ke luar negeri (sebut saja di singapore) dan disana anak saya akan mengikuti sebuah kompetisi pidato, saat itu saya kasih tip2 ke anak saya supaya dia tenang.

Beberapa jam kemudian, anak saya telp dan bilang “papi saya berhasil”, saat itu saya sebagai orang tua ikut gembira. Maka nya papi nya ada di angka nomer 3.

Jadi anda tipe org yg dimanakah?

Ada 3 cara untuk orang berbahagia: (pak wong masih bercerita)
1. bersyukur
ilustrasi nya penulis lupa, (mohon dimaafkan).
Inti nya Tuhan mau kita bersukacita dalam keadaan apapun baik senang atau susah.
Saat senang tentu gampang sekali untuk bersukacita.
tapi saat susah belum tentu, ngomong mudah tapi melaksanan nya yang susah, namun tuhan yang perintahkan
untuk selalu bersukacita.

tidak abis pikir kok anak saya susah banget untuk mengerti pelajaran, padahal bapak nya dulu sekolah gak bodoh2 amat, saya kadang mengelus dada, saat itu saya mesti tetap bersukacita.
jangan sampai sukacita kita hilang. anak anak saya dalam proses mencari jadi diri nya, saya sebagai bapak mesti tekun membimbingnya dan bersukacita.

2. Memberi
Ada seorang kaya di eropa, dia mengalami kebangkrutan. hingga depresi berat, namun ada kelakuannya yang aneh, dia saat bangkrut malah membagikan makanan ke anak anak miskin, dia rajin memberi.

Saya pernah di hati nurani ingin memberi orang itu sesuatu, saat saya tahan, dua minggu, itu gak enak rasanya, ada yang mengganjal di hati, saat saya melepaskan berkat (memberi) kok ada damai sejahtera yang besar.
pernahkah anda mengalami hal tsb?

3. Intim dengan Tuhan
Tahukah anda siapa ahok? ahok terkenal keras, arogan. coba anda lihat apakah rambut nya memutih saat menjabat? apa dia keliatan stress berat saat memimpin jakarta sbg gubenur?

coba liat pak xxx (saya gak sebut namanya), dia dulu awal pemerintahan tidak ubanan, skrg usai selesai menjabat, uban nya mulai ada.

Jadi kenapa ahok begitu berani? lantang membela rakyat kecil dan jujur?
Ada sesuatu dibalik keperkasaannya, ternyata beliau tiap pagi bangun jam 4 untuk berdoa dan bersekutu yang dalam dengan tuhan.

Satu lagi tambahan:
orang yang kuat dilihat bukan dari orang yang sedang menjabat tinggi.
tapi saat orang itu jatuh miskin, apakah dia tetap kuat?

So, ini lah tip2 menjadi bahagia.

apa tips bahagia ala lu? share disini.

The Key to every women heart

A group of girlfriends go on vacation and see a five-story hotel with a sign that reads “for women only.” Since they are without their boyfriends, they decide to go in.

The doorman, a very attractive guy, explains to them how it works. “We have 5 floors. Go up floor by floor, and once you find what you’re looking for, you can stay there. It’s easy to decide, since each floor has signs telling you what’s on that floor. The only rule is, once you leave a floor, you can’t return to it.”

The women talk it over and decide to go for it.

They start going up, and on the first floor the sign reads, “All the men here are horrible lovers, but they are kind and sensitive.”

The friends laugh and without hesitation move on to the next floor.

The sign on the second floor reads “All the men here are wonderful lovers, but they generally treat women badly.”

This wasn’t going to do, so again they head for the stairs.

The friends move up to the third floor where the sign reads “All the men here are great lovers and sensitive to the needs of women.”

This was good but there are still two more floors so………

So on to the fourth floor, and this sign seems perfect. “All the men here have perfect builds; are sensitive and attentive to women; are perfect lovers; they are also single, rich and straight.”

The women are really pleased, but they decide that they would rather see what the FIFTH floor has to offer before they settle.

When they reach the fifth floor, there is only a sign that reads: “There are no men here. This floor was built only to prove that there is simply no way to please a woman.”

Source

Kepala Pusing

ada yg tau cara menghilangkan banyak pikiran?
Anyone knows?

Jadwal gw setiap hari:
1. Bengong mikirin hutang
2. Bengong mikirin style.xml (maksudnya kerjaan)
3. Bengong mikirin cewe (maklum zat2 dalam diri sudah merindukan seorang gadis yg baik hati)
4. Bengong mikirin kamar kos yg berantakan
5. Bengong mikirin muka
6. Kegiatan selain bengong: Cuci piring, Baca buku, nonton TV, Tidur, Masak Mie Instant. Browsing.

Jogja episode1

Hari minggu, ku berangkat ke terminal ubung, naik ojek.
Ini beberapa percakapan yg ujung2 nya minta uang lebih. haha

Ak: (Seelum naik) Berapa bang?
Ojek: tadi udah dikasih tau brp mas?
Ak: 15rb lho
Ojek: wah mana untung saya. Kalo naik taksi aja mahal lho mas bisa 70rban
(Deky-> makanya gw manggil lu)
Ak: Yah udah saya tambah jadi 20rb. (dari paa gw telat naik bus)
Ojek: yo wish mas, nih helmnya silakan dipakai.

 kira2 gitu dah ceritanya, gw gak hafal kata2 dia.

Sesampainya di terminal ubung…..
Ak: nih mas ongkosnya 20rb.
Ojk: si mas kelihatannya masih muda , mang brp umur mas?
(kok tanya umur segala, apa krn ku kasih 20rb dia jadi girang gitu, atau ada keturunan gay mungkin).
Ak: 25, si mas brp?
Ojk: 29, kirain si mas umur nya 20an. haha (tawa Cekekikan). nanti kalo mau pulangnya, saya antar lagi dah, nih saya punya no hp mas, nanti tak sms y.
Ak: haha, Sy blum tau pulangnya kapan, ok, mungkin saya bareng teman saya. Makasih y.

LAngusng naik bus Pahala Kencana, ongkosnya 200rb byr dimuka, fasilitas nya: AC, TV, Toilet, Bangku yg ada ganjalan kakinya)  . Jam 3, busnya udah jalan.

Dari teminal ubung sampai ke pelabuhan gilimanuk makan waktu 3 jam, trus turun dari bus lalu naik kapal ferry. kira2 1 jaman.
Sesampainya di yogja, di terminal giwangan pukul 6 pagi.

Bersambung ……….

Bertemu Soulmate (Sebuah Kesaksian)

Tulisan dibawah ini disadur dari blog org lain. Begini lah kisahnya:

Seorang pembaca blog ini mengirim email menanyakan, “Betulkah anda percaya bahwa soulmate itu ada? Jangan-jangan setelah saya meyakini hal ini ternyata yang namanya soulmate itu tidak pernah datang dalam kehidupan saya!” Saya telah menjawab email tsb secara pribadi tetapi saya juga ingin membagi pengalaman saya dengan teman-teman yang lain disini. Semoga bermanfaat.

Saya katakan kepada pengirim email ini, “Anda tidak sendirian. Saya yakin banyak pembaca lain yang merasa demikian.” Kenapa saya bisa begitu yakin? Karena beberapa teman pernah menanyakan hal yang sama dan sayapun dulu juga. Pergumulan terberat yang saya alami di masa penantian waktu itu adalah meyakini bahwa Allah tidak akan mengecewakan saya. Saya sering meragukan apakah Allah benar-benar mendengar permintaan saya. Karena sepertinya tidak ada tanda-tanda bahwa orang yang saya tunggu-tunggu itu akan datang. Terus terang ada waktunya ketika saya mengatakan (dengan serius lho!), “Ya sudah Tuhan, siapa sajalah yang penting saya dapat suami!”

Saya rasakan waktu itu, lebih mudah untuk percaya ketika orang berkata, “Emang ada yang mau sama kamu?” Iya ya, memangnya ada yang akan mau sama saya? Waktu itu saya adalah perempuan yang tidak bahagia (kurus, kecil, muka suram, kulit gelap, jadi menurut saya tidak menarik) dengan tiga anak yang masih kecil-kecil. Saya sering berpikir bahwa jika ada yang mau jadi suami saya, kami hanya akan menjadi beban saja. Tetapi di lain pihak saya ingin sekali mengalami apa yang telah Allah janjikan kepada anak-anak-Nya – bahwa Dia adalah Allah yang hidup dan jika saya meminta Dia akan memberi. Waktu itu keinginan terbesar saya adalah minta soulmate dalam definisi saya – seseorang yang bisa memberi kebebasan kepada saya dalam mencari dan mengikuti suara Tuhan.

Mungkin kedengarannya permintaan saya sederhana tetapi saya tahu yang saya minta adalah sesuatu yang sangat besar. Saya menginginkan seseorang yang egonya sudah menyerah, seseorang yang mau meletakkan segala pengetahuannya mengenai apa yang salah maupun apa yang benar dan tunduk hanya kepada kebenaran yang dari Allah. Dengan kata lain, saya menginginkan seseorang yang tidak menghakimi apa yang saya lakukan dalam usaha saya mencari Allah, meskipun mungkin sepertinya yang saya lakukan salah. Kriteria inilah yang ternyata nantinya menjadi password bagi saya untuk mengenali soulmate saya.

Seperti Disambar Petir

Sekarang ini saya telah menemukan soulmate saya. Kalau saya melihat ke belakang saya sungguh bersyukur bahwa waktu itu Tuhan tidak ijinkan saya menyerah di tengah jalan dan kompromi. Godaan untuk itu sering sekali terjadi, terutama ketika iman sedang goyah dan kesabaran sudah hampir habis. Sering sekali saya menangis dan berteriak pada waktu itu untuk melampiaskan frustrasi saya (tentu saja saya tutup mulut saya dengan bantal agar tidak kedengaran orang lain). “Tuhan, katanya Engkau Maha Kuasa. Apa sih susahnya mengirim satu laki-laki kemari? Ada jutaan laki-laki di luar sana. Masa satu saja ngga ada yang cocok buat saya?” Tapi Allah kita adalah Bapa yang tidak gampang terpancing oleh rengekan anak-Nya. Jadi meskipun hampir tiap malam saya menangis dan berteriak, soulmatepun tetap tak kunjung datang.

Akhirnya saya benar-benar putus asa dan menyerah. Ada seorang laki-laki yang sedang mendekati saya. Meskipun usianya jauh lebih muda dari saya, dia bisa membuat saya merasa aman. Dia juga memperlakukan saya dengan penuh kasih dan perhatian sehingga saya benar-benar merasa seperti seseorang yang sangat istimewa di matanya. Mengantisipasi seandainya laki-laki ini menyatakan cintanya, sayapun memberi tahu Tuhan mengenai keputusan yang akan saya ambil, “Bapa, pokoknya kalau dia meminta saya jadi pacarnya, saya mau. Sebetulnya saya tahu dia bukan soulmate saya tapi saya capek nunggu terlalu lama .” Respon Tuhan begitu mengejutan saya. Belum selesai kalimat terakhir saya ucapkan, dalam penglihatan Tuhan menunjukkan sebuah daftar berisi hal-hal merugikan yang akan terjadi jika saya menikah dengan laki-laki itu. Dengan mata rohani saya melihat daftar itu lumayan panjang tetapi saya hanya ingat satu point saja yaitu, “Laki-laki ini kelak akan memperkosa ketiga anak perempuanmu.”

Rasanya seperti disambar petir waktu itu. Muka saya pucat dan tubuh saya kaku. Sungguh. Saya kaget dan takut sekali. Untuk beberapa saat saya merasa seperti lumpuh. Setelah bisa menguasai keadaan saya tersungkur, menangis dan meminta ampun atas kekurang-ajaran saya telah meragukan rencana-Nya. Saya juga mengucap syukur karena Allah telah meluputkan saya dan ketiga anak perempuan yang saya kasihi dari kebinasaan. Saya benar-benar tidak melihat bahwa laki-laki yang begitu lembut memperlakukan saya itu ternyata berpotensi untuk merusak kehidupan kami. Hari itu mata saya benar-benar dicelikkan dan saya mendapat pelajaran yang sangat berharga; manusia tidak tahu apa-apa sementara Allah mengetahui segalanya. Dia sangat mengenal anak-anak-Nya dan selamatlah mereka yang mengandalkan Dia.

Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. (Yes. 40:11)

He’s the OneTuhan tidak pernah kehilangan cara untuk mempertemukan anak-anak-Nya. Bagi manusia, bumi ini bisa jadi sangat luas dan manusia sangat banyak. Gampang sekali berpikir bahwa soulmate kita akan tersesat dan tidak bisa menemukan kita. Jangan percaya itu. Seperti kita bisa mengawasi koloni semut yang jumlahnya ribuan dalam sekali pandang, Allah juga bisa melihat kita semuanya sekaligus. Jadi bukan sesuatu yang mustahil bagi Allah untuk mengambil anak-Nya yang tinggal di kutub utara untuk dipertemukan dengan anak-Nya yang lain yang tinggal di kutub selatan.

 

Begitulah yang terjadi dengan saya dan soulmate saya. Stephen yang waktu itu tinggal di San Fransisco dan saya di Yogya bertemu di tempat kerja di Jakarta. Kantor kami adalah perwakilan dari sebuah perusahaan Amerika yang berpusat di Seattle. Orang mengatakannya kebetulan tetapi saya melihat bahwa Tuhan sengaja menginspirasi pejabat-pejabat di pusat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta salah satunya adalah supaya saya dan Stephen bisa bertemu. Saya mulai bekerja di tempat tersebut setahun setelah kantor dibuka sementara Stephen diterima ketika kantor itu baru saja buka dan masih dalam penyempurnaan disana-sini.

Kami tidak pernah menyangka kalau kami adalah soulmate. Tidak ada tanda-tanda khusus seperti jantung deg-degan tiap kali melihat dia atau yang semacam itu. Bahkan bisa dibilang di tahun-tahun pertama saya bekerja disitu hubungan kami tidak lebih dari sekedar “Good morning” dan “See you tomorrow” Ditengah-tengah itu tidak ada apa-apa selain urusan pekerjaan.


Yang saya pelajari dari bekerja bersama dengan Tuhan adalah bahwa semua sudah ada waktunya. Kita bisa memperlambat tetapi tidak bisa mempercepat. Singkat cerita Stephen dan sayapun akhirnya bersahabat. Karena kecocokan kami dalam memandang Allah, kami sering terlibat diskusi seru mengenai hal-hal seputar hubungan manusia dengan Allah. Hadirat Tuhan sering sekali kami rasakan ketika kami sedang diskusi. Banyak hal-hal baru dibukakan kepada kami yang membuat kami semakin bersemangat menggali kebenaran lebih dalam lagi. Tanpa terasa hubungan kamipun semakin lama semakin dekat dan kamipun pacaran.

Ujian dan password

Pada suatu hari setelah kira-kira 3 bulan kami pacaran, Allah mengatakan bahwa Dia hendak menguji Stephen. “Engkau harus katakan begini, “ kata Tuhan. “Allah memerintahkan agar aku bersedia untuk tidur dengan semua laki-laki di kantor ini.” Oh, my God! Anda bisa bayangkan perasaan saya waktu itu. Bukan hanya saya takut membayangkan reaksi Stephen, sayapun takut dengan reaksi saya sendiri. “No, God, please, don’t make me do this!” Rasanya saya ingin lari dan tidak mau datang ke tempat itu lagi. Tetapi anehnya ketika saya katakan, “Tuhan, bukan kehendakku tetapi kehendak-Mu yang jadi” saya jadi tenang dan benar-benar merasa bahwa yang Tuhan perintahkan tsb adalah sebuah misi yang mulia. Sayapun bisa mengatakan kepada Stephen dengan tenang dan sama sekali tidak merasa tertuduh.

Stephen kaget. Saya ingat sekali reaksinya waktu itu. Ia diam dan memejamkan mata. Sesekali ia menarik nafas dalam. Dari kedua sudut matanya saya melihat air mengalir. Dia menangis. Lama kami tidak berkata-kata. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan karena saya tidak tahu apa yang dia rasakan. Setelah beberapa saat Stephen-pun membuka matanya. Ia raih kedua tangan saya dan digenggamnya erat-erat. Sambil menatap mata saya ia berkata, “Aku percaya apa yang kamu katakan berasal dari Allah. Karena itu biarlah hanya kehendak-Nya yang jadi, bukan kehendakku.” Kemudian ia mencium tangan saya dengan penuh hormat seperti seorang pangeran mencium tangan seorang putri. Saya tidak bisa berkata apa-apa. Hati saya sangat bersuka cita. Saya tidak menyangka bahwa kata-kata yang baru saja diucapkan Stephen adalah password untuk membuka jiwa saya. Saya merasa jiwa saya melompat dan bersorak seperti ketika Adam pertama kali melihat Hawa. “Inilah dia laki-laki yang selama ini kutunggu-tunggu! He’s the one! He’s my soulmate!”

Saya begitu yakin bahwa Stephen adalah soulmate saya karena dia memiliki ciri-ciri seorang laki-laki yang saya perlukan yaitu seseorang yang tidak akan menghakimi pemahaman saya akan suara Allah meski sepertinya itu salah.

Sampai dengan hari ini ketika saya sudah tidak bekerja di kantor tersebut, tidak ada satupun laki-laki lain dalam kehidupan saya selain Stephen. Jelaslah bagi kami bahwa apa yang Allah katakan benar-benar hanya untuk menguji kami.

Tujuan saya menulis ini supaya teman-teman yang sedang dalam penantian tidak putus harapan. Saya percaya soulmate itu pasti akan datang dalam kehidupan anda. Bangun terus hubungan dengan Tuhan dan buka hati akan kemungkinan bahwa Ia juga akan menguji anda.

Foto-foto yang disini bukan foto-foto kami karena Stephen keberatan fotonya dipasang di internet.

Kasih itu sungguh indah. Semakin dalam kita mengasihi semakin jelas terlihat keindahannya. (A&S)

Sumber: http://agnesandstephen.blogspot.com/2008/12/perjalanan-ketemu-soulmate-sebuah.html

Sincia 2009 di Jakarta

Byk kenangan di jakarta yg gak bisa gw lupain. tapi ke bykan dukanya, so itu dia kenapa gw skrg kerja di bali. tapi gw tetap kontak2 an dgn keluarga n temen2 yg di jkt.

Pada Sincia 2009 yg jatuh pada tgl 26 jan, selama 3hari jadwal gw padat. gw ke bioskop brg teman kuliah dan gank di rumah, judulnya lupa tapi ttg film kekejaman jerman. trus ke gereja yg udah lama gw tinggalin.

Di malam sincia, gw ber 5 makan pizza bareng. yah pizza nya ada rasa baru, rasa ikan gitu.

Kmdn suasana di rumah udah beda dgn yg dulu. skrng selalu ramai, main ma keponakan2 ku gak hampir tiap hari sih. Mereka mang lucu tapi gw gak terlalu suka anak kecil. Mungkin kalo gw punya anak, gw bisa suka y.

Pas sincia, sekeluarga langsung pergi ke tempat nenek gw di daerah cengkareng,